biologi umum genetika

Biologi Umum Genetika (Persilangan Resiprok, Backcross, dan Testcross)

Genetika Persilangan Resiprok, Backcross, dan Testcross Sumber: Dr. Alin Liana, S.Si., M.Sc., (2019), Biologi Umum (Sebuah Pengantar Ilmu Hayat), Jakarta Utara: Pustaka Media Guru. Persilangan Resiprok, Backcross, dan Testcross Resiprok. Persilangan ini merupakan kebalikan dari persilangan yang semula dilakukan. Sebagai contoh digunakan percobaan Mendel pada warna polong tanaman ercis. Apabila gen H menentukan polong warna […]

Biologi Umum Genetika (Persilangan Resiprok, Backcross, dan Testcross) Read More »

Biologi Umum Genetika (Hukum Mendel II)

Genetika Hukum Mendel II Sumber: Dr. Alin Liana, S.Si., M.Sc., (2019), Biologi Umum (Sebuah Pengantar Ilmu Hayat), Jakarta Utara: Pustaka Media Guru. Hukum Mendel II (Independent assortment of genes) Disebut juga asortasi bebas. Menurut hukum ini, setiap gen/ sifat dapat berpasangan secara bebas dengan gen/sifat lain. Hukum ini berlaku ketika pembentukan gamet pada persilangan dihibrid.

Biologi Umum Genetika (Hukum Mendel II) Read More »

Biologi Umum Genetika (Hukum Mendel I)

Genetika Hukum Mendel I Sumber: Dr. Alin Liana, S.Si., M.Sc., (2019), Biologi Umum (Sebuah Pengantar Ilmu Hayat), Jakarta Utara: Pustaka Media Guru. Sejarah genetika modern, dimulai di taman sebuah biara kota Brunn. Di mana seorang biarawan yang bernama Gregor Mendel (1822‐1884) mencatat sebuah mekanisme penurunan sifat partikulat. Mendel menggunakan tanaman ercis (Pisum sativum) sebagai model.

Biologi Umum Genetika (Hukum Mendel I) Read More »

Scroll to Top