Soal Usaha dan Pesawat Sederhana (Medium)

Usaha dan Pesawat Sederhana

Level Medium


Results

-

HD Quiz powered by harmonic design

#1. Hubungan antara gaya, luas bidang, dan tekanan adalah ....

Soal Usaha Pesawat (Medium)

Pesawat sederhana

Pesawat sederhana adalah alat mekanik yang dapat mengubah arah atau besaran dari suatu gaya. Secara umum, alat ini bisa disebut sebagai mekanisme paling sederhana yang memanfaatkan keuntungan mekanik untuk menggandakan gaya. Sebuah pesawat sederhana menggunakan satu gaya kerja untuk bekerja melawan satu gaya beban. Dengan mengabaikan gaya gesek yang timbul. Maka kerja yang dilakukan oleh beban besarnya akan sama dengan kerja yang dilakukan pada beban.

Kerja yang timbul adalah hasil gaya dan jarak. Jumlah kerja yang dibutuhkan untuk mencapai sesuatu bersifat konstan. Walaupun demikian jumlah gaya yang dibutuhkan untuk mencapai hal ini dapat dikurangi. Dengan menerapkan gaya yang lebih sedikit terhadap jarak yang lebih jauh. Dengan kata lain, peningkatan jarak akan mengurangi gaya yang dibutuhkan. Rasio antara gaya yang diberikan dengan gaya yang dihasilkan disebut keuntungan mekanik.

Sejarah pesawat sederhana

Ide pertama dari pesawat sederhana berawal dari seorang filsuf Yunani Archimedes sekitar abad ke-3 sebelum masehi. Ia mempelajari 3 pesawat sederhana: katrol, pengungkit, dan sekrup. Ia menemukan rumusan untuk mencari keuntungan mekanik pada pengungkit. Para ilmuwan Yunani sendiri akhirnya mendefinisikan 5 macam pesawat sederhana (tidak termasuk bidang miring). Dan mereka dapat menghitung keuntungan mekanik semua alat-alat tersebut. Meski perhitungan untuk baji dan sekrup tidak terlalu akurat dikarenakan gaya gesek yang besar. Hero dari Alexandria dalam Mechanics menyebutkan 5 pesawat sederhana. Pengungkit, kerekan, katrol, baji, dan katrol. dan menjelaskan alat-alatnya mengenai cara pembuatan dan kegunaanya.

Bidang miring

Bidang miring adalah suatu permukaan datar yang memiliki suatu sudut, yang bukan sudut tegak lurus, terhadap permukaan horizontal. Penerapan bidang miring dapat mengatasi hambatan besar dengan menerapkan gaya yang relatif lebih kecil. Melalui jarak yang lebih jauh, daripada jika beban itu diangkat vertikal. Dalam istilah teknik sipil, kemiringan (rasio tinggi dan jarak) sering disebut dengan gradien. Bidang miring adalah salah satu pesawat sederhana yang umum dikenal. Bidang miring tidak menciptakan usaha.

Soal Usaha Pesawat (Medium)
Gaya-gaya yang bekerja pada bidang miring

Oleh sebab itu, usaha untuk mengangkat benda tanpa bidang miring sama saja dengan bidang miring. W x h = H x l atau W x h = F x l. Jika panjang L = 4 m, h=4 m. Maka dari persamaan W x h = F x l. Diperoleh F = W x h = 2000 N x 1 m = 500 N L 4 m. Dari hasil yang didapat, maka dapat diambil kesimpulan bahwa benda pada mulanya diangkat dengan empat orang. Setelah dipergunakan bidang miring yang panjangnya empat meter hanya memerlukan 1 orang. Keuntungan Mekanik untuk bidang miring: KM = l/h. Dan l = panjang bidang miring h = tinggi ujung bidang miring dari tanah.

Baca juga Soal Usaha dan Pesawat Sederhana (Basic), Soal Usaha dan Pesawat Sederhana (Mandiri), dan lain-lain.

Sumber: pesawat sederhana

Soal Usaha Pesawat (Medium)

Loading

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top