CPNS_P2 TKK Matematika

Tes Kemampuan Kuantitatif

Matematika


Results

-

HD Quiz powered by harmonic design

TES KEMAMPUAN KUANTITATIF MATEMATIKA

Tes Kemampuan Kuantitatif Matematika

Matematika

Matematika (dari bahasa Yunani Kuno μάθημα (máthēma), berarti “pengetahuan, pemikiran, pengkajian, pembelajaran”). Bidang ilmu yang mencakup studi tentang topik-topik seperti bilangan (aritmetika dan teori bilangan). Rumus dan struktur terkait (aljabar), bangun dan ruang tempat mereka berada (geometri), dan besaran serta perubahannya (kalkulus dan analisis). Tidak ada kesepakatan umum tentang ruang lingkup yang tepat atau status epistemologisnya.

Tes Kemampuan Kuantitatif Matematika
Euklides (sedang memegang jangka sorong), matematikawan Yunani, abad ke-3 SM. Seperti yang dilukiskan oleh Raffaello Sanzio di dalam detail ini dari Sekolah Athena (1509–1511).

Matematika selalu berkembang, misalnya di Tiongkok pada tahun 300 SM. Di India pada tahun 100 M, dan di Arab pada tahun 800 M. Hingga zaman Renaisans, ketika temuan baru matematika berinteraksi dengan penemuan ilmiah baru. Penemuan tersebut mengarah pada peningkatan yang cepat di dalam laju penemuan matematika.

Berlanjut hingga kini, matematika digunakan di seluruh dunia sebagai alat penting di berbagai bidang. Termasuk ilmu alam, teknik, kedokteran/medis, dan ilmu sosial seperti ekonomi, dan psikologi. Matematika terapan, cabang matematika yang melingkupi penerapan pengetahuan matematika ke bidang-bidang lain. Mengilhami dan membuat penggunaan temuan-temuan matematika baru. Dan kadang-kadang mengarah pada pengembangan disiplin-disiplin ilmu yang sepenuhnya baru, seperti statistika dan teori permainan.

Sejarah matematika

Evolusi matematika dapat dipandang sebagai sederetan abstraksi yang selalu bertambah banyak. Abstraksi mula-mula, yang juga berlaku pada banyak binatang, adalah tentang bilangan. Pernyataan bahwa dua apel dan dua jeruk (sebagai contoh) memiliki jumlah yang sama.

Selain mengetahui cara mencacah objek-objek fisika, manusia prasejarah juga mengenali cara mencacah besaran abstrak, seperti waktu—hari, musim, tahun. Aritmetika dasar (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian) mengikuti secara alami.

Langkah selanjutnya memerlukan penulisan atau sistem lain untuk mencatatkan bilangan. Semisal tali atau dawai bersimpul yang disebut quipu dipakai oleh bangsa Inca untuk menyimpan data numerik. Sistem bilangan ada banyak dan bermacam-macam. Bilangan tertulis yang pertama diketahui ada di dalam naskah warisan Mesir Kuno di Kerajaan Pertengahan Mesir, Lembaran Matematika Rhind.

Tes Kemampuan Kuantitatif Matematika
Sebuah quipu, yang dipakai oleh Inca untuk mencatatkan bilangan.

Penggunaan terkuno matematika adalah di dalam perdagangan, pengukuran tanah, pelukisan, dan pola-pola penenunan. Dan pencatatan waktu tidak pernah berkembang luas hingga tahun 3000 SM. Ketika orang Babilonia dan Mesir Kuno mulai menggunakan aritmetika, aljabar, dan geometri. Untuk penghitungan pajak dan urusan keuangan lainnya, bangunan dan konstruksi, dan astronomi. Pengkajian matematika yang sistematis di dalam kebenarannya sendiri dimulai pada zaman Yunani Kuno antara tahun 600 dan 300 SM.

Baca juga Soal Gerak Benda (Advanced), Soal Gerak Benda (Medium), dan lain-lain.

Sumber: matematika

Tes Kemampuan Kuantitatif Matematika

Loading

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top